Karimunjawa

Posted: October 25, 2013 in Petunjuk Jalan

Ndy

Pulau Cemara Besar

Warning: wisata Karimunjawa dominan naik kapal, berenang, snorkeling, basah, kering, basah lagi, kering lagi. Jadi bukan buat yang takut air.

28-29 Juli 2012 (Peserta 4 orang)

Destinasi : Spot snorkeling Pulau Menjangan Kecil, Pulau Cemara Besar dan tempat penangkaran hiu.

Transportasi

Semarang

Jakarta-Semarang : AirAsia promo Rp292 ribu pp. Taksi Bandara A Yani-Pelabuhan Tanjung Mas Rp40 ribu + Rp20 ribu (tips sukarela) + karcis masuk, parkir Rp5.000

Alternatif : kereta Sembrani, Agro Bromo Anggrek. Bis malam  Jkt-Semarang

Kapal Cepat Kartini : Rp299 ribu pp (Executive) Tanjung Mas-Karimunjawa. Harga tiket bisnis beda Rp30 ribu pp dg yang executive. Kelas Executive reclining seat. Tidak ada loket tiket di darmaga tempat KMC Kartini parkir. Hanya ada petugas berseragam ‘loreng’ abu-abu yang melayani penjualan tiket.

Naahh, ini penjual tiketnya. “Bener, Pak. Saya bukan calo.”

Jadwal :  Sabtu 09.00, Senin 07.00 Tj Mas-Karimunjawa;  Minggu 14.00, Selasa 11.00 Karimunjawa-Tj Mas. Waktu tempuh 3,5 jam.

Alternatif :  KMP Muria dengan waktu tempuh 6 jam. Senin, Rabu, Sabtu 09.00 Tj Mas-Kamimunjawa; Minggu, Selasa, Kamis 08.00.

KMC Kartini 1

Jepara

Express Bahari : Senin, Selasa 10.30 Jumat 14.00 Sabtu 10.30 Jepara-Karimunjawa; Senin 13.30, Rabu 10.30, Sabtu 08.00, Minggu 14.00. Karimunjawa-Jepara. Waktu tempuh (klaimnya) 1 jam 45 menit. Tiket Rp80rb sekali jalan.

Kantor Express Bahari

Gerbang darmaga Karimunjawa

Alun-alun dan Penginapan

Sepanjang jalan dari Darmaga menuju alun-alun Kota Karimunjawa (sekitar 1 kilometer; 15-20 menit jalan santai) banyak homestay bertebaran. Kalau malas jalan bisa naik becak motor.

Salah satu homestay.

Bila memilih jalan kaki, melewati gerbang ‘Selamat Datang’  ke kiri ikuti jalan beraspal. Ketemu pertigaan , belok kiri (ada petunjuk jalan–ke arah Kota Karimunjawa). Jalan terus di sebelah kiri akan ketemu rumah makan. Cuma mau menginformasikan di situ harga masakannya lebih murah daripada di rumah makan Bu Ester yang kondang itu.

Lanjut terus, ketemu perempatan, belok kiri. Jangan belok-belok lagi sampai ketemu lapangan bola kecil. Nah, di situlah alun-alunnya. Jangan mengharap alun-alun kayak di Simpang Lima. Alun-alun Karimunjawa lebih mirip lapangan di dalam komplek perumahan :p

Dekat alun-alun ada ATM BRI, satu-satunya ATM di Karimunjawa saat ini. Penginapan yang kami pilih ada di dekat alun-alun, seberang ATM BRI namanya LIA ANDRI (cp: Salim 081325344381). Tarif kamar dengan kamar mandi di dalam, kipas angin, Rp80 ribu/malam. Bisa buat dua orang. Kopi dan teh disediakan, bebas menikmati sepanjang hari.

Kapal dan Perlengkapan

Pemilik penginapan mempertemukan kami dengan seorang pemilik kapal. Berhubung waktu itu ga memakai jasa layanan paket, kapal sewa sendiri dengan tarif Rp300 ribu per hari. Nego karena cuma bisa pakai kapal kurang dari setengah hari pada Sabtu dan setengah hari pada hari Minggu, akhirnya dapat Rp550 ribu/2 hari.

Tukang perahu merangkap jadi guide. Menurut Pak Yasmini, si tukang perahu, lazimnya tidak boleh tur tidak memakai pemandu. Jasa pemandu Rp100 ribu/hr. Maka dari itu, dia mengaku sekaligus menjadi pemandu bila ada yang bertanya.

Sewa peralatan snorkeling : fin, masker, life vest Rp30 ribu per hari, lagi-lagi kami nego hingga dapat Rp30 ribu untuk dua hari. Begitulah enaknya berwisata di hari-hari sepi pengunjung (bulan puasa) :D

Makan

Di siang hari ada warung Bu Ester dan rumah makan yang lebih dekat darmaga. Di malam hari, sejumlah tenda makan bermekaran. Ada yang jualan bakso, jualan somay, jualan aneka jajanan daannn yang paling menarik adalah tenda bakar ikan! :D Berempat makan di situ dengan menu dua ikan ndoro..apa gitu..gede dah pokoknya, plus cumi besar, dibakar, air mineral, es jeruk, total 170 ribu. Hasilnya? ga abis karena kekenyangan :p Mestinya ga usah makan pake nasi :) )

Ini baru satu ikan.

Dan cuminya…tapi cumi bakar tidak terlalu recommended. Kurang enak.

Kegiatan

Sabtu : tiba di Karimunjawa tengah hari. Nyari homestay, nego kapal, cari peralatan snorkeling, persiapan, alhasil baru siap berangkat hampir pukul setengah tiga. Menghabiskan sebagian besar waktu snorkeling di dekat Menjangan Kecil.

Sayangnya lupa bawa roti/biskuit untuk memancing ikan-ikan mendekat.

Sepertinya sudah banyak karang yang mati. Gara-gara turis tidak terlatih, seperti gue juga.

Dari Pulau Menjangan Kecil si tukang perahu menyarankan menikmati matahari terbenam di Jembatan Elizabeth, yang ternyata ada di dekat tempat pemberangkatan perahu tadi siang :P Pak Yasmini bilang kalau melihat sunset di Pulau Tanjung Gelam terlalu ramai, pasti semua turis ke sana. Kami pun termakan bujukannya…hihihi…ya sudahlah.

Menikmati matahari terbenam di Jembatan Elizabeth

Minggu : Janjian sama Pak Yasmini berangkat jam 7 pagi, tapi akhirnya baru siap jam 8 pagi :p Langsung dibawa ke Pulau Cemara Besar yang baguusss bangeettt!!

Karena tidak ada darmaga, jadi harus berjalan kaki sekitar 50 meter mengarungi air menuju Pulau Cemara Besar.

Sepppiiii…serasa pantai pribadi.

Sayang waktunya terbatas. Ga bisa telalu lama di Pulau Cemara Besar. Di situ kami hanya bisa menghabiskan waktu berenang-renang selama sekitar 1 jam. Lalu pergi menuju tempat penangkaran hiu.

Ini kolam hiu putih.

Dan di sebelah kolam hiu putih ada kolam hiu hitam dengan hiu-hiu yang tampak lebih agresif.

Hiunya galak? enggak kok, beneran bisa berenang bersama mereka. Lagipula hiu jenis yang ditangkar bukan hiu yang ganas.  Lihatlah tampangnya, lebih mirip lele tanpa kumis daripada hiu. Pokoknya asal kita ga mengeluarkan darah, ga apa-apa :D Dari kami berempat, cuma dua orang yang berenang dengan hiu, bayarnya Rp30 ribu berdua.

Berburu memoto hiu…susah juga ternyata, lincah-lincah mereka.

Kembali ke penginapan menjelang pukul 12.00. Mandi-mandi, dandan (hayyah), lalu berangkat ke darmaga. Kapal KMC Kartini 1 sudah anteng menunggu dan berangkat tepat pukul 13.00.

Dari kiri ke kanan, KMC Kartini dan Express Bahari di darmaga Karimunjawa.

Jadi berapakah pengeluaran per orang? (Peserta 4 orang)

Tanjung Mas-Karimunjawa-Tanjung Mas = 299 ribu+ (65 ribu:4) + (550 ribu :4) + 30 ribu + (170 ribu : 4) + (80 ribu :2) + Rp15 ribu = Rp580,25 ribu

Catatan : ga makan siang karena puasa :p

Bila ditambah dengan tiket pesawat pp = Rp872,25

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s