Lain Ladang Lain Belalang?

Posted: October 25, 2013 in Catatan

Ndy

(Migrasi Blog, tulisan asli diposting 8 Juni 2012)

BICARA soal kebiasaan, seringkali kita menganggap bangsa lain, terutama bangsa barat, lebih disiplin daripada orang Indonesia. Jika menyangkut kebiasaan menjaga kebersihan misalnya, ya bisa jadi. Tapi kalau soal menyeberang jalan, tunggu dulu.

Di Eropa saja kadar kedisiplinan itu bertingkat dari mulai ‘menakjubkan’ tidak disiplinnya sampai disiplin ‘tingkat dewa’. Lalu orang mana di wilayah Eropa yang sederajat dengan kedisiplinan menyeberang orang Jakarta? Gue bisa sebut Paris (Prancis), Glasgow (Skotlandia) dan Dublin (Irlandia).

Pernah pada satu waktu, gue dan dua orang teman hendak menyeberang di sebuah perempatan jalan di Glasgow. Waktu itu musim semi bulan April tahun 2008. Jadi kami sudah sekitar 7 bulan tinggal di Belanda. Sudah cukup terbiasa displin dalam menyeberang jalan. Artinya, walau jalanan terlihat jarang-jarang dilewati mobil, kalau memang lampu bagi penyeberang jalan (pesepeda) berwarna merah, ya belum bisa menyeberang.

Nah, balik ke Glasgow. Ketika itu lampu bagi penyeberang jalan berwarna merah. Kami langsung berhenti menunggu. Kemudian datang tiga orang di belakang kami. Bukannya berhenti, mereka malah terus jalan, bergegas menyeberang. Dan terakhir malah sambil berlari karena mobil dari arah kanan sudah cukup dekat.

Takjub gue menyaksikan itu. Daredevil! Persis kayak orang nyeberang di Jakarta :p Setelah seharian di sana, ternyata memang begitulah kebiasaan orang-orang Glasgow menyeberang jalan. Ga begitu peduli lampu lalu lintas. Asalkan, mobil masih dianggap cukup jauh, ya tetap aja mereka menyeberang meskipun lampu lalu lintas untuk penyeberang jalan sedang merah.

Masih dalam rangkaian perjalanan yang sama, kebiasaan yang hampir serupa juga terlihat di Paris. Hanya saja, gue cuma sempat menyaksikan di beberapa jalan yang tidak lebar. Tidak sebegitu berbahaya seperti di Glasgow.

Lalu yang terakhir di Dublin.  Ke Dublin di waktu yang berbeda, yaitu pada November 2008, awal musim dingin. Sebuah kota yang masyarakatnya bisa dikatakan memiliki kadar kedisiplinan menyeberang sama dengan di Paris. Kebetulan memang jalan-jalannya tidak begitu ramai dilalui mobil dan tidak terlalu lebar.

Salah satu persimpangan jalan di Dublin dengan lampu penyeberang jalan menyala merah.

Sekarang pertanyaannya, orang-orang mana yang paling disiplin dalam menyeberang jalan? Berdasarkan yang pernah gue saksikan adalah orang-orang di Jerman.

Bayangkan, mereka dengan patuhnya menunggu lampu penyeberang jalan berubah menjadi hijau, meskipun belum terlihat mobil mendekat dan jalannya hanya selebar enam-tujuh langkah.

Itu gue alami di Bremen. Rasanya udah gatel pingin nyeberang karena kelihatan bodoh banget, masa jalan sepi dan ga lebar pula masih diam aja ga nyeberang. Tapi berhubung masih punya rasa malu, gue dengan sabar ikut menunggu.

Ternyata masih ada yang tingkatnya lebih tinggi lagi, ini mungkin yang bisa disebut ‘tingkat dewa’. Yaitu di Helsinski, Finlandia. Sayangnya gue ga mengalami sendiri kejadiannya. Hanya mendengar pengalaman seorang turis Amerika yang kebetulan bareng satu grup Jalan Bego ala ‘free walking tour Eropa’ di Vilnius, Lithuania.

Dia bercerita pada suatu waktu pulang dari bar sekitar pukul 1 atau 2 dini hari. Sampailah pada persimpangan jalan. Lampu penyeberangan berwarna merah. Di situ sudah ada 2 orang yang berhenti, menunggu lampu berubah menjadi hijau. “Padahal, mobil ga kelihatan ada yang lewat!” kata si turis Amrik itu. Lucunya lagi, dia juga malu mau nyeberang, akhirnya ikutan menunggu :D

Jadi kesimpulannya, lain ladang belalangnya memang bisa beda, tapi tidak selalu. Dalam satu ladang pun bisa juga belalangnya beda-beda.  Kalau dijadiin peyek lebih kaya protein…

****

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s