Rinjani

Posted: November 11, 2013 in Petunjuk Jalan
Memandangi Gunung Rinjani dari jalur mendaki dari Segara Anak ke Plawangan Senaru.

Memandangi Gunung Rinjani dari jalur mendaki dari Segara Anak ke Plawangan Senaru.

31 Oktober-3 November 2013 (Peserta 5 orang)

Catatan perjalanan selengkapnya simak di Pelangi di Kaki Bukit

Destinasi : Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) + Puncak 3.726 mdpl–4 hari 3 malam di gunung

Rute : Desa Senaru-Desa Sembalun-Plawangan Sembalun (+Puncak)-Danau Segara Anak-Plawangan Senaru-Desa Senaru.

ATM

Di Pelabuhan Lembar dan Padang Bai sekilas tidak nampak ATM. Demikian pula di Desa Senaru dan Desa Sembalun. Di Bandara Ngurah Rai dan Bandara Lombok Praya baru ada cukup lengkap.

Transportasi

Jakarta-Denpasar pp Air Asia Rp480 ribu; beli pada masa promo Januari 2013.

Denpasar-Lombok Praya Lion Air Rp245 ribu. Booking bareng 4 orang teman; yang lainnya dapat Merpati Rp170 ribu. Dibagi rata jadi kena Rp190 ribu per orang. Sampai Praya pukul sekitar pukul 13.00 WITA. Nunggu teman-teman yang naik Merpati, tiba hampir pukul 15.00.

Lombok Praya-Desa Senaru, sewa mobil Rp550 ribu, naik APV AC nyala. Sopir : Pak Danu 081917223818. Baliknya dari Desa Senaru-Praya dia menawarkan Rp500 ribu.  Kontak sopir lain yang bisa dinego: Pak Ofick 081803644654. Tarif yang wajar Rp400 ribu-Rp500 ribu.

Mampir Mataram untuk belanja beberapa perlengkapan di Hypermart. Bertolak dari Mataram kurang lebih pukul 17.00. Tiba di Desa Senaru hampir pukul 21.00 WITA.

Bisa juga naik kendaraan umum. Ini ada link referensi yang cukup bagus, tapi masih tarif sebelum harga BBM naik–> http://lombok-sekarang.blogspot.com/

atau  http://groups.yahoo.com/neo/groups/Pendaki/conversations/topics/50663

Kembali ke Denpasar melalui Pelabuhan Lembar ke Padang Bai. Ini agak complicated, karena setelah turun gunung kami menginap semalam di Mataram, lanjut besoknya islands hoping ke Gili Nanggu dkk lalu menginap di Gili Trawangan. Taruhlah kita hitung langsung dari Senaru ke Lembar, lalu ke Padang Bai. Senaru ke Lembar sewa mobil Rp400 ribu (plus tips sopir Rp50 ribu). Lembar ke Padang Bai naik ferry Rp40 ribu/orang. Perjalanan sekitar 4-5 jam. Berangkat dari Pelabuhan Lembar pukul 22.00 WITA dan sampai di Padang Bai sekitar pukul 02.30 pagi.  Ferry berangkat tiap jam selama 24 jam sehari.

Dari Padang Bai ke Bandara Ngurah Rai dini hari ga ada alternatif selain sewa mobil. Angkot menuju Terminal Ubung baru beroperasi mulai pukul 5 pagi. Setelah itu nyambung bus.

Perlengkapan dan Logistik

Langsung kontak Mas Momon 081917024389 (Desa Senaru). Dia menyewakan tenda, sekaligus bisa menyediakan porter (tanpa tambahan biaya, tarif per porter Rp125 ribu/hari; per Desember 2013 menjadi Rp150/hari) + angkutan pick up dari Senaru ke Sembalun pp. Mas Momon juga bisa menghubungkan ke sopir untuk mengantar kembali ke Mataram, sewa Rp400 ribu dengan APV tanpa AC.

Dia menyewakan rumahnya untuk penginapan. Satu rumah dengan tiga kamar dihargai Rp200 ribu/malam. Kondisinya bagus. Dua kamar berisi tempat tidur twin bed, dan kamar yang satunya lagi berisi tempat tidur yang sedikit lebih kecil daripada double bed. Pas banget, kebetulan kami berlima; satu cowok, empat cewek.

Kami sewa dua malam. Satu malam sebelum berangkat dan satu malam sesampai kembali di Desa Senaru setelah turun gunung. Tas-tas dan barang yang tidak diperlukan dititipkan ke Mas Momon. Istrinya juga menerima jasa laundry. Pokoknya all in.

Salah satu kamar penginapan yang disewakan Mas Momon di Senaru. Seluruhnya ada tiga kamar.

Salah satu kamar penginapan yang disewakan Mas Momon di Senaru. Seluruhnya ada tiga kamar.

Ruang depan dan ruang tengahnya.

Ruang depan dan ruang tengahnya.

Berikut rincian sewa/harga barang dan jasa dari atau dengan perantara Mas Momon:

4 buah tenda (sudah termasuk satu tenda untuk 3 porter) @Rp50 ribu = Rp200 ribu

5 sleeping bag @Rp15 ribu = Rp75 ribu

1 kompor gas Rp50 ribu

Pick up Senaru-Sembalun pp Rp200 ribu

Kamar 2 malam @Rp200 ribu = Rp400 ribu

3 porter @Rp125 ribu per hari x 4 hari = Rp1,5 juta + Rp150 ribu (ini dibayarkan langsung ke porter plus tips Rp50 ribu per orang)

Makan di restoran keluarganya Mas Momon (lokasinya pas di seberang rumah yang dia sewakan) 2x makan malam (ayam goreng, sayur dan lalapan) + 2x sarapan (nasi goreng dan nasi campur); untuk berlima = Rp530 ribu.

Total Rp3,105 juta

Sarapan sebelum mendaki gunung.

Sarapan sebelum mendaki gunung.

Hidangan makan malam setelah mendaki, diantarkan ke penginapan.

Hidangan makan malam setelah mendaki, diantarkan ke penginapan.

—-

Logistik sebagian beli sendiri. Sebenarnya akan lebih praktis kalau semua bahan pangan yang mengadakan adalah porternya karena mereka yang akan memasak. Bisa aja minta dipesankan mas Momon supaya porternya belanja. Untuk lima orang peserta, 4 hari di gunung, sekitar Rp500 ribu cukuplah. Negosiasikan saja langsung. Tanyakan apa yang tidak tersedia di Senaru supaya bisa dibelikan dulu di Mataram.

Waktu itu sebagian kami beli sendiri termasuk gas untuk kompor. Belanja logistik di Hypermart Mataram (tambah rokok 12 bungkus) Rp487.823. Air minum beli 16 botol yang ukuran 1,5 liter dan 16 botol kemasan 500 ml. Saat mendaki tiap orang berbekal 2 botol 500 ml. Sisanya dititip ke porter.

Setelah diperiksa porter masih ada beberapa item yang perlu dibeli. Jadi, belanja lagi termasuk di pasar pertigaan menuju Sembalun, sekitar Rp100 ribu.

Bawaan Pribadi

-baju secukupnya dan seringkasnya, untuk 4 hari 3 malam. Kaos kalo ada yang lengan panjang semua aja. Termasuk baju untuk basah-basahan di sumber air panas juga. Pakai aja baju hari pertama untuk berendam/berenang.
-jaket, tahan air lebih bagus.  Bawa jas hujan
-obat-obatan pribadi
-kaos kaki plus cadangannya
-senter, kalo ada senter kepala, kalo ga ada yang biasa juga gpp
-masker, kacamata renang, dan sarung tangan. Untuk mendaki puncak.
-tas kresek untuk t4 sampah pribadi. Jangan meninggalkan sampah, bahkan tisu sekalipun. Bawa sekalian beberapa lembar koran yang sudah disobek jadi 4-8 bagian, untuk membungkus tisu bekas pakai.
-pakai sepatu trekking yang nyaman.
-handuk.
-tisu basah dan kering.
-decker, pelindung lutut.
-counterpain/salonpas gel, kalau bisa sekalian bawa spray penghilang rasa sakit.

Tips :

Saat muncak bawa air secukupnya dan makanan. Pakai kaos lapis 3 dan jaket.

Kegiatan

Catatan perjalanan khusus ‘muncak’ simak Tanjakan Neraka

3o Oktober hampir pukul 21 tiba di desa Senaru. Menginap semalam

31 Oktober sekitar 7.30 berangkat ke Desa Sembalun. Sampai di sana mampir Rinjani Trekking Center untuk mendaftarkan grup pendakian. Bayar tiket masuk TNGR. Start mendaki pukul 09.00 dan tiba di Pelawangan Sembalun sekitar 19.20.

Diangkut pick up dari Desa Senaru ke titik awal pendakian di Desa Sembalun.

Diangkut pick up dari Desa Senaru ke titik awal pendakian di Desa Sembalun.

1 November pukul 02.00 berangkat ke Puncak Rinjani. Tiba kembali di tenda pukul 14.00.  menginap lagi Plawangan Sembalun.

2 November pukul 08.00 berangkat ke Danau Segara Anak. Tiba pukul 13.oo. Berenang-renang dan berendam di kolam air panas dengan dua air terjun. Lokasinya sekitar 300 meter dari danau. Saat ketemu persimpangan menuju mata air, ambil ke kanan. bermalam di pinggir danau.

3 November pukul 07.00 berangkat mendaki ke Pelawangan Senaru, kemudian terus turun. Sampai di penginapan di desa Senaru pukul 19.30.

Biaya

Sewa mobil Lombok Praya-Senaru Rp550 ribu + Senaru-Mataram/Lembar Rp450 ribu. Rp1 juta/5 = Rp200 ribu

‘Mas Momon’ Rp3,101 juta/5 = Rp620,2 ribu

Belanja logistik Rp487.823 + Rp100 ribu = Rp587.823/5 = Rp117.564

Tiket masuk Taman Nasional Gunung Rinjani Rp2.500/orang

Porter jadi guide ke Puncak Rinjani Rp150 ribu + tips Rp25 ribu = Rp175 ribu/5 = Rp35 ribu

————

Total per orang Rp987,6 ribu

Plus…

Pesawat Jakarta-Denpasar pp dan Denpasar Lombok Rp480 ribu + Rp190 ribu = Rp670 ribu

Pelabuhan Lembar-Padang Bai Rp40 ribu

Sewa mobil Padang Bai-Ngurah Rai Rp260 ribu/4

Airport Tax Soetta dan Ngurah Rai Rp80 ribu

—–>> Rp1,842 juta

Riilnya lebih dari itu karena ditambah perjalanan ke gili-gili dan sempat ke Nusa Dua dan Kuta saat pulang transit di Bali, plus makan pasca-Rinjani.

——

HOMESTAY MURAH DI JAKARTA. HANYA Rp70 RIBU/BED/MALAM, ATAU  RP100 RIBU PER KAMAR (2 BED TINGKAT) PER MALAM. SIMAK DI SINI.
Advertisements
Comments
  1. j0j0mark0j0 says:

    wah jadi terinspirasi ke rinjani, artikelnya bagus kak ^_^

    • segalasudut says:

      Makasih Yohana 🙂 Iyaa, ayo ke Rinjani. Selagi masih muda dan sehat

      • j0j0mark0j0 says:

        tahun depan rencana ikut sailing lombok, mikirnya medannya berat gitu kalo ke rinjani, setelah baca artikel kakak, sepertinya saya harus menjajal rinjani juga 🙂

      • segalasudut says:

        Lebih enak kalau mendaki Rinjani ga digabung sama kegiatan lain. Kmrn setelah dari Rinjani terus ke gili2 jadi garing. Udah ga mood, selain capek. Total 8 hari. Tapi memang bisa beda juga, gue ga gitu menikmati liburan yg terlalu panjang 😀

      • j0j0mark0j0 says:

        Ohh gitu ya kak.. Hehe saya flashpacker juga nih kak, jadi sukanya short vacation tapi sebisa mungkin tetep murmer ala backpacker, ehehe…

  2. hans says:

    Tq..sharing nya menolong banget…kt rencana agustus ini mau ke rinjani n sdh kontak mas momon

  3. yufinurcan says:

    Wah thanks untuk sharing contactnya mba, tadinya saya mau ambil paket yang rata rata mahal itu. Kalau begini lebih baik sewa satu satu saja. Karna menurut saya yang terpenting ya porter itu ya. Dan kalau pun berdua bisa jauh lebih murah. Membaca dari awal jadi kepingin berdua istri ke Rinjani. In Shaa Allah 2015 deh di rencanain cuma dengan arrange sendiri seperti ini ya biar jauh lebih murah.

  4. thank you infonya…awal bulan depan mau kesana..yeay

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s