Ditinggal Hamil

Posted: March 23, 2015 in Sela

HAMPIR sebulan sebelum keberangkatan, gue merencanakan trip ke Lampung. Semula teman-teman yang menyatakan ikut ada tiga orang. Menjelang hari H, satu orang mundur karena mendadak harus memberi ujian untuk mahasiswanya. Satu lagi memberi kabar bahwa dirinya positif hamil. Dokter tidak menyarankannya untuk pergi sebab trip Lampung itu perlu waktu panjang di jalan.

Otomatis satu peserta yang tersisa juga mundur karena dia suami teman gue yang hamil tersebut. Hanguslah tiket pesawat pulang yang telah mereka beli.

Ini bukan pertama kalinya gue membuat rencana trip, ajak-ajak teman, namun berakhir dengan berangkat sendirian. Sekali rencana trip dibuat, sebisa mungkin terealisasi. Kalau tiap kali mau ngetrip harus ada temannya, hampir separuh trip gue selama ini batal.

Kembali lagi soal teman yang hamil. Ini pun kedua kalinya gue ditinggal hamil oleh calon teman ngetrip. Dua-duanya dari awal semangat untuk ikut. Terbukti mereka sudah beli tiket pesawat. Dulu trip yang gue rencanakan adalah rute Jkt-Kuala Lumpur-Pnom Penh-Siem Reap-KL-Jkt. Gue dan temen gue udah beli tiket pp sekitar lima bulan sebelum hari H.

Tiga bulan kemudian, teman gue menikah dan tidak sampai dua bulan dinyatakan positif hamil. Dia masih ingin ikut tapi suaminya tidak mengizinkan. Gue menghibur dia, hamil itu kan kabar gembira, mesti dijaga kandungannya. Ga semua cewek yang menikah dianugerahi anak. Sedangkan ke Angkor Wat masih bisa kapan-kapan lagi.

Senada, gue juga meyakinkan teman yang rencananya ikut trip Lampung, bahwa gue ga apa-apa jalan sendiri. Sudah biasa…hehehehe… Malah geli sendiri, kok bisa  sampai dua kali gue ditinggal hamil jelang hari H ngetrip. Seorang teman bilang mungkin rencana trip gue itu mengandung semacam keberuntungan.

Jadi, menurut dia, kalau ada teman gue yang pingin hamil mesti ikut trip yang gue rencanakan jauh-jauh hari. Dan syaratnya harus benar-benar serius mau ikut dengan udah beli tiket.

Ada yang mau coba? 😉

*****

HOMESTAY MURAH DI JAKARTA. HANYA Rp70 RIBU/BED/MALAM, ATAU  RP100 RIBU PER KAMAR (2 BED TINGKAT) PER MALAM. SIMAK DI SINI.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s