Hutan Kota Srengseng

Posted: September 7, 2016 in Petunjuk Jalan

Seri Taman Kota : Hutan Kota Srengseng

(Simak juga Kawasan Ekowisata Mangrove)

Jl Haji Kelik, Srengseng, Jakarta Barat

Dibuka untuk umum tiap hari sampai dengan pukul 17.00 WIB.

Angkutan umum:

1. Kopaja 609 jurusan Blok M-Meruya atau Mikrolet M 48 jurusan Terminal Kalideres-Pasar Cipulir,

turun di Srengseng junction. Masuk Jl H Kelik pas di sebelah Srengseng Junction. Jalan kaki 650 m, sekitar 10 menit. Hutan Kota Srengseng ada di sisi sebelah kanan.

2. KWK B 17 jurusan Grogol-Pasar Inpres Bata Putih, turun di SPBU Pertamina Jl Panjang, pas setelah Holland Bakery. Jl H Kelik ada di sebelah SPBU. Masuk sekitar 800 m,  jalan kaki 10-15 menit. Hutan Kota Srengseng ada di sebelah kiri.

3. Transjakarta koridor 8 Lebak Bulus-Harmoni, turun di Kelapa Dua Sasak. Jalan ke arah datangnya Tranjak dari Lebak Bulus, sekitar 350 m, 5 menit, ke Jl H Kelik. Masuk Jl H Kelik, sekitar 800 m,  jalan kaki 10-15 menit. Hutan Kota Srengseng ada di sebelah kiri.

Tidak ada angkutan umum yang masuk melewati sepanjang Jl H Kelik. Jalan kaki itu menyehatkan.

Fasilitas:

1. Tempat parkir mobil dan sepeda motor. Gratis masuk untuk sepeda dan pengunjung. Kendaraan bermotor dikenai tarif parkir.

2. Warung makan dan minum.

Lot parkir mobil, deretan warung makan, dan parkir sepeda motor di sebelahnya.

3. Musholla dan toilet. Toilet ada di belakang musholla.

4. Taman bermain anak.

Musholla terletak setelah gerbang masuk, di sebelah kiri.

Perlu perbaikan.

Lumayan, ada tempat bermain untuk anak-anak. Walaupun masih terlalu minim wahananya.

Untuk sebuah ruang terbuka hijau yang menyandang nama ‘Hutan Kota’, area Hutan Kota Srengseng kurang luas. Hanya perlu 10 menit keliling naik sepeda. Jalan kaki santai sekitar 30 menit

Meski begitu, di dalamnya sudah termasuk danau buatan yang  mengundang orang memancing. Enggak tahu pasti apa benar ada ikannya, tapi pengunjung yang sengaja datang untuk memancing cukup banyak.

Area dalam Hutan Kota Srengseng hanya boleh dilalui pejalan kaki. Tapi bersepeda juga boleh, asal bukan kendaraan bermotor.

Di dalam area Hutan Kota Srengseng tidak terdengar suara kendaraan bermotor.

Bukan cuma danau buatan dan taman bermain anak, Hutan Kota Srengseng juga punya amphitheatre alias teater terbuka. Ada pula menara panjat dinding, tapi sayang terbengkalai.

Teater alam terbuka Hutan Kota Srengseng.

Beginilah keadaan menara panjat dindingnya.

****

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s