Pulau Kelapa & Pulau Harapan

Posted: December 23, 2016 in Petunjuk Jalan
pulau-perak-copy

Pantai Pulau Perak, sekitar 20 menit naik perahu motor dari Pulau Kelapa. (Senin, 19 Desember 2016)

Seri Kepulauan Seribu, simak juga Pulau Pari.

19-20 Desember 2016 (Peserta 6 orang, termasuk empat orang keponakan kelas 3 SD hingga kelas 1 SMA)

Destinasi : Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Perak.

ATM

Di Pelabuhan Kali Adem Muara Angke tidak ada ATM dan di Pulau Kelapa hanya ada ATM Bank DKI, depan Puskesmas. Bawa uang tunai sesuai kebutuhan.

Transportasi Berangkat

Dari rumah di Bekasi ke Pelabuhan Kali Adem, naik taksi, kena ongkos Rp160 ribu. Berangkat pukul 04.50 WIB. Tiba di Pelabuhan Kali Adem sekitar pukul 05.45 WIB.

Rencana mau naik kapal Kemenhub, tapi ternyata tidak beroperasi di hari Senin itu. Adanya kapal kayu tradisional yang berangkat dari lokasi yang sama. Harga tiket ke Pulau Kelapa Rp55 ribu, beli di tenda halaman parkir pelabuhan. Kapal dijadwalkan berangkat pukul 07.15 WIB, molor dikit jadi 07.20 WIB.

tiket-kapal-copy

lesehan-kapal-copy

Area penumpang lesehan, di bagian belakang ada area tempat duduk. Ini di hari biasa, kalau di akhir pekan bayangkan dengan penumpang 4 kali lipat. (Senin, 19 Desember 2016)

Pulau Kelapa

Tiba lebih cepat dari perkiraan, sekitar pukul 10.15 WIB, karena ombak tenang. Langsung cari penginapan, ditawari homestay Nia (CP Neli 081808977907). Tarif sewa Rp400 ribu/malam (awalnya ditawari Rp500 ribu), ber-AC, dua kamar, dengan ruang tv dan ruang tamu.

Lokasi homestay Nia dari dermaga ambil koridor kiri, terus mengikuti jalan (berbelok kanan sampai mentok, ke kiri mentok, ke kanan). Homestay ada di sebelah kanan, kurang lebih 150 meter dari dermaga. Setelah melewati Puskesmas. 

Di depan homestay Nia ada warung kelontong dan di sebelahnya ada toko. Banyak pilihan homestay di Pulau Kelapa, tinggal cari yang paling cocok.

Sewa perahu untuk bertandang ke Pulau Perak dan snorkelingan dapat yang kurang memuaskan. Perahunya terlalu kecil, walaupun muat juga 6 orang. Enggak nyaman untuk snorkelingan karena tidak ada pijakan untuk naik ke perahu setelah nyemplung ke air.
Tarif sewa Rp350 ribu (awalnya Rp400 ribu) untuk waktu yang hanya setengah hari. Sebaiknya sebelum menyetujui, lihat perahunya dulu. Atau, tanyakan daya tampungnya dan pastikan ada pijakan untuk naik perahu. Sewa peralatan snorkeling Rp35 ribu per set.

Berhubung hanya setengah hari dan yang dibawa ada anak-anak kecil, cuma pergi ke dua spot : Pulau Perak dan tempat snorkelingan dekat Pulau Bira. Kembali ke penginapan sekitar pukul 17.00 WIB.

Tempat lain yang bisa dikunjungi dari Pulau Kelapa/Harapan sebenarnya banyak, misalnya Pulau Bira, Sepa, Semak Daun, Dolphin, dan Pulau Putri. Khusus untuk Pulau Putri dikenai tarif masuk Rp50 ribu/orang.

Pulau Harapan

Pulau Harapan terhubung dengan Pulau Kelapa. Dari dermaga Pulau Kelapa ke kawasan dermaga Pulau Harapan sekitar 2 km. Di pagi hari sampai magrib ada becak yang bisa mengantar. Katanya ongkosnya Rp2.000. Tapi, jalan kaki juga cuma 20 menitan.

jalan-penghubung-pulau-harapan-copy

Jalan menuju Pulau Harapan dari Pulau Kelapa. (Selasa, 20 Desember 2016)

Di Pulau Harapan ada Taman Biota Laut, tempat penangkaran penyu. Tidak banyak yang bisa dilihat, hanya tiga kolam penyu, dan kolam laut untuk empat penyu dewasa yang enggak kelihatan. Tiket masuk Rp5.000 per orang.

Lokasi Taman Biota Laut dari arah dermaga lurus melewati gerbang selamat datang. Ketemu petunjuk arah Tempat Pemakaman Umum (TPU) ikuti saja sampai berbelok ke kiri. TPU ada di sebelah kiri, Taman Biota Laut ada di sebelah kanan.

taman-biota-laut-copy

Tiket masuk Rp5.000 per orang. Jam buka 08.00-17.00. (Selasa, 20 Desember 2016)

 

kolam-penyu-copy

Kolam penyu-penyu junior. (Selasa, 20 Desember 2016)

transit-penyu-copy

Tempat transit penyu dewasa sebelum dilepas ke laut. (Selasa, 20 Desember 2016)

Seperti halnya di Pulau Kelapa, homestay di Pulau Harapan juga banyak pilihan. Tarif kurang lebih sama, rata-rata Rp400 ribu-Rp500 ribu per malam untuk homestay dengan daya tampung sampai  8 orang. Pulau ini lebih bernuansa wisata, tapi penduduk lebih padat di Pulau Kelapa sehingga di hari biasa lebih ramai.

Makanan

Malam hari mau cari warung yang menjual ikan bakar di Pulau Kelapa enggak nemu. Coba ke Taman Terpadu, kawasan dermaga Pulau Harapan, juga sama saja. Walaupun ada empat warung makan yang buka, mereka tidak siap stok ikan untuk dibakar. Paling banter ayam bakar.

Kalau perginya di hari biasa atau non-akhir pekan/libur nasional, tanyakan sekalian ke pemilik homestay bagaimana bisa makan ikan bakar untuk makan malam. Mestinya bisa dicarikan kalau dipesan.

Warung-warung makan hanya jual ikan bakar saat akhir pekan/libur nasional.

Di Pulau Kelapa cuma ada warung nasi biasa, penjual nasi goreng dan mie tektek. Di seputaran Taman Terpadu, Pulau Harapan, ada yang jual bubur ayam, martabak, dan telur gulung.

Pagi di dermaga Pulau Kelapa ada beberapa penjual makanan untuk sarapan : gorengan, nasi uduk.

Transportasi Pulang

Kapal dari Pulau Kelapa ke Kali Adem, Muara Angke, pada non-akhir pekan/libur nasional berangkat hanya sekali, pukul 07.00 WIB. Namun, hari itu karena angin kencang (padahal hari cerah), kapal batal berangkat. Ada kapal lain berangkat dari dermaga Pembakaran (lokasinya di gang yang sama dengan Taman Biota Laut), Pulau Harapan, pukul 09.00 WIB. Baru benar-benar berangkat 09.30 WIB.
Infonya dari mulut ke mulut. Jadi sebaiknya banyak bertanya, memastikan kapal berangkat dari mana dan jam berapa. Ongkos kapal kayu tradisional dari Pulau Harapan ke Kali Adem Rp50 ribu per orang, bayar di atas kapal. Anak SD enggak bayar.

kapal-pulau-harapan-copy

Kapal kayu tradisional dari Pulau Harapan. (Selasa, 20 Desember 2016)

Tiba di Pelabuhan Kaliadem hampir pukul 13.00. Naik bus pengumpan Transjakarta langsung dari parkiran pelabuhan ke Halte Stasiun Kota. Setelah itu nyambung ke jurusan Pinang Ranti. Ongkos cuma Rp3.500. Lalu naik angkot sampai rumah Rp5.000.

Pengeluaran

Catatan : dengan hitungan total tanggungan lima peserta, satu peserta bayar sendiri

Taksi Bekasi-Pelabuhan Kaliadem            Rp160 ribu
Tiket kapal kayu tradisional Pelabuhan Kaliadem-Pulau Kelapa Rp55 ribu x 5 = Rp275 ribu

Peron Rp2.000 x 5 = Rp10 ribu

Makan siang bakso dan mie ayam         = Rp10.000 x 5 =  Rp50 ribu
Sewa perahu = (Rp350 ribu : 6) x 5 =              Rp290 ribu
Sewa penginapan = (Rp400 ribu :6) x 5 = Rp330 ribu

Sewa set snorkeling @35 ribu x 4 =              Rp140.000

Makan malam nasi goreng dan mie tektek = Rp12.000 x 5 =                                  Rp60 ribu
Sarapan nasi uduk untuk 4 orang =            Rp 40 ribu
Segala minum, termasuk milkshake jelly =    Rp50 ribu
Jajanan telur gulung + martabak manis + SARI ROTI  roti kasur + biskuit =  Rp60 ribu
Tiket masuk Taman Biota Laut = Rp5.000 x 5 =  Rp25 ribu
Tiket kapal kayu tradisional Pulau Harapan-Pelabuhan Kaliadem  Rp50.000 x 3 dewasa = Rp150 ribu
Ongkos Transjakarta dari Kaliadem sampai Pinang Ranti = Rp3.500 x 5 =            Rp17.500
Makan siang menjelang sore setiba di Pinang Ranti belum sampai rumah = Rp80 ribu
Ongkos angkot = Rp5.000 x 5 =  Rp25 ribu

Total    Rp1.912.500

Rp382.500 per orang atau sekitar Rp400 ribu per orang
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s